BANJIR RENDAM SEJUMLAH KECAMATAN DI KABUPATEN SERANG, BPBD KERAHKAN TIM EVAKUASI.

Serang, KronikaNews.— Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Serang pada Rabu (17/12/2025) malam menyebabkan banjir di beberapa kecamatan. Data awal menunjukkan wilayah terdampak antara lain Cinangka, Padarincang, Gunungsari, dan Bojonegara, dengan ratusan rumah terendam dan akses jalan beberapa titik terputus.

Hujan intens yang berlangsung sejak Selasa (16/12) sore membuat sejumlah sungai di Kabupaten Serang meluap. Luapan Sungai Cidanau dan anak-anak sungainya, termasuk Cikalumpang, menjadi pemicu utama meluapnya air ke permukiman dan fasilitas publik pada hari berikutnya. Laporan lapangan mencatat ketinggian muka air (TMA) bervariasi — di beberapa lokasi mencapai puluhan sentimeter hingga lebih dari satu meter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengatakan petugas BPBD bersama Tagana dan unsur terkait telah diterjunkan untuk melakukan evakuasi, assesmen dampak, serta pendataan kebutuhan warga terdampak.

“BPBD Kabupaten Serang telah berkoordinasi dengan pihak pelapor dan langsung memberangkatkan personel ke lokasi guna melakukan kaji cepat dampak banjir,” kata Ajat.

Petugas juga memantau debit Sungai Cikalumpang dan anak-anak sungainya serta terus memperbarui laporan kondisi di lapangan. Beberapa titik evakuasi darurat disiapkan untuk menampung warga yang rumahnya terendam.

Di Kecamatan Padarincang, laporan media setempat menyebutkan beberapa kampung terendam dengan ketinggian air dilaporkan sampai 1,2 meter pada puncak kejadian sehingga menyulitkan akses jalan dan menyebabkan kerugian materi bagi warga. Sementara di Cinangka, banjir merendam rumah warga dan sebuah pondok pesantren (ponpes) setelah Sungai Cidanau meluap.

Hingga informasi terakhir, belum ada laporan jumlah korban jiwa dari insiden ini; namun sejumlah rumah mengalami kerusakan dan warga membutuhkan bantuan sandang, pangan, serta layanan medis ringan. BPBD mencatat kebutuhan prioritas meliputi evakuasi, logistik darurat, dan akses komunikasi untuk keluarga yang terisolasi. Proses pendataan korban dan kerugian masih berlangsung.

Ajat Sudrajat mengimbau warga di daerah rawan banjir untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Pemerintah kabupaten bersama instansi terkait juga melakukan koordinasi untuk mitigasi sementara dan perbaikan infrastruktur yang terdampak. Pantauan debit sungai dan peringatan dini akan terus diintensifkan mengingat cuaca masih dinamis.

KronikaNews akan terus memantau perkembangan penanganan banjir di Kabupaten Serang dan memperbarui laporan ini saat data resmi dari BPBD dan instansi terkait tersedia. Jika Anda berada di wilayah terdampak dan membutuhkan bantuan, segera hubungi layanan darurat setempat atau posko BPBD Kabupaten Serang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *