KERUSAKAN TOL JAKARTA – TANGERANG JADI SOROTAN KOMISI V DPR RI

KronikaNews, Jakarta — Persiapan menyambut arus mudik tahun ini mulai memanas, namun bukan hanya soal kesiapan armada, melainkan kondisi infrastruktur yang dinilai masih memprihatinkan. Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah kerusakan Tol Jakarta-Tangerang yang dinilai dapat membahayakan keselamatan para pemudik. Anggota Komisi V DPR RI secara tegas meminta pengelola jalan tol untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh sebelum puncak arus mudik tiba.

Mengapa Kerusakan Tol Jakarta-Tangerang Harus Segera Diperbaiki?
Kondisi jalan yang berlubang dan gelombang permukaan aspal di beberapa titik strategis menjadi keluhan utama pengguna jalan. Dalam tinjauannya, Komisi V DPR menekankan bahwa standar pelayanan minimum (SPM) jalan tol harus dipenuhi tanpa kompromi. Kerusakan Tol Jakarta-Tangerang bukan sekadar masalah estetika infrastruktur, melainkan menyangkut nyawa ribuan pengendara yang akan melintas setiap harinya.

“Jangan sampai masyarakat sudah bayar tarif tol yang mahal, tapi fasilitas yang didapatkan justru membahayakan nyawa karena jalan yang rusak,” tegas salah satu anggota Komisi V dalam kunjungannya.

Pemerintah dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) didorong untuk bekerja ekstra cepat. Mengingat volume kendaraan yang diprediksi melonjak drastis, lubang sekecil apa pun bisa menjadi pemicu kecelakaan fatal, terutama saat hujan deras mengguyur jalur utama penghubung Jakarta dan Banten tersebut.

Urgensi Standar Pelayanan Minimum Jalan Tol
Beberapa poin krusial yang harus segera dibenahi oleh pihak pengelola untuk menekan angka kecelakaan akibat kerusakan Tol Jakarta-Tangerang meliputi:

  • Penambalan lubang (patching) dengan kualitas aspal yang tahan lama.
  • Perbaikan sistem drainase agar air tidak menggenang di badan jalan.
  • Penambahan penerangan jalan umum (PJU) di titik-titik rawan.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan mengatur kecepatan kendaraan saat melintasi area yang sedang dalam tahap perbaikan. Sinergi antara pengawasan ketat dari DPR dan eksekusi cepat dari pengelola jalan tol sangat dinantikan agar tradisi mudik tahun ini berjalan lancar dan minim insiden.

Keselamatan publik adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Penanganan kerusakan Tol Jakarta-Tangerang harus diselesaikan sebelum H-7 Lebaran agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Dengan pengawasan ketat dari Komisi V DPR, kita berharap pengelola jalan tol lebih responsif dalam menjaga kualitas infrastruktur demi kenyamanan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *