Berita  

Gudang Tekstil di Cipadu Tangsel Dilalap Api, 12 Mobil Damkar Masih Berjibaku

Jakarta, KRONIKANEWS –

Kebakaran besar melanda deretan ruko toko kain di kawasan Pasar Cipadu, Komplek Pajak, Tangerang, pada Minggu (1/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari salah satu toko di bagian belakang sebelum merambat cepat ke area depan.

Lebih dari 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas melakukan penyemprotan dari berbagai sisi untuk mencegah api menjalar ke ruko lain dalam satu deretan bangunan. Asap hitam tebal membumbung tinggi terlihat dari jarak jauh, memicu kepanikan warga sekitar dan pedagang yang masih berada di area pasar.

Di tengah situasi darurat, sejumlah karyawan toko berusaha menyelamatkan barang dagangan secara manual dengan mengeluarkan gulungan kain satu per satu ke lokasi aman. Beberapa pedagang memprioritaskan stok bernilai tinggi untuk menekan kerugian, meskipun kondisi dalam bangunan sudah dipenuhi asap.

Untuk mendukung proses pemadaman, akses jalan di sekitar Pasar Cipadu ditutup sementara waktu agar armada pemadam dapat bergerak leluasa. Arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif, dan aparat kepolisian membantu mengamankan area agar warga tidak mendekat.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena luas area terdampak, bangunan yang saling berdempetan, serta banyaknya material kain yang mudah terbakar yang membuat api sulit dikendalikan. Hingga petang, api masih terlihat menyala di beberapa bagian dan petugas fokus melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran kembali.

Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat sebagian besar ruko yang terbakar merupakan pusat perdagangan kain. Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan akan ditentukan setelah hasil penyelidikan petugas keluar.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap menjauhi lokasi hingga proses pemadaman benar-benar selesai. Petugas akan melakukan olah tempat kejadian untuk memastikan sumber dan penyebab kebakaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *