Jakarta, KronikaNews – Rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan biaya operasional RT dan RW sebesar 25 persen pada Oktober 2025 mendatang menuai beragam tanggapan dari masyarakat, khususnya para pengurus lingkungan.
Kenaikan sebesar Rp500 ribu dinilai tidak signifikan, mengingat kebutuhan operasional bulanan yang mencapai lebih dari Rp2,5 juta untuk mendukung berbagai kegiatan warga di tingkat RT dan RW.
Menanggapi hal itu, anggota Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta, Lazarus Simon Ishak, mengingatkan kembali janji kampanye Gubernur Pramono saat Pilkada 2024 lalu. Kala itu, Pramono berkomitmen untuk menaikkan biaya operasional RT dan RW hingga 100 persen.
“Dengan kenaikan hanya 25 persen, muncul suara-suara dari para pengurus RT dan RW yang menyebut lebih baik tidak ada kenaikan sama sekali. Sebab, kegiatan yang sudah berjalan pun akan tetap lamsam (jalan di tempat) dan justru bisa menimbulkan polemik baru,” kata Lazarus, Kamis (26/9).
Politisi dari daerah pemilihan Jakarta Selatan ini menilai beban operasional RT dan RW selama ini memang tergolong tinggi. Untuk itu, Fraksi Demokrat turut menyuarakan agar Pemprov juga memberikan anggaran operasional khusus bagi kader PKK dan Posyandu.
“Dengan adanya dukungan untuk kader PKK, beban pengeluaran RT dan RW bisa berkurang. Selama ini, dana operasional yang diterima setiap bulan hanya sekadar numpang lewat karena langsung habis untuk kegiatan rutin,” jelasnya.
Lazarus juga menyoroti adanya kewajiban kontribusi kepada Palang Merah Indonesia (PMI) yang secara otomatis ikut memotong dana operasional ketua RT dan RW. Meski begitu, ia menegaskan para pengurus lingkungan tetap mendukung program-program gubernur.
“Hanya saja, janji kampanye Gubernur Pramono untuk menaikkan biaya operasional 100 persen harus ditepati. Ini soal kepercayaan publik,” tandasnya.
Sebelumnya, sejumlah ketua RT dan RW di beberapa wilayah Jakarta telah menyampaikan keluhan terkait rencana kenaikan 25 persen ini. Mereka menilai, aktivitas lingkungan yang semakin padat tidak sebanding dengan tambahan anggaran yang ditawarkan.
Reporter : Suryaman
Foto. : Suryaman











