Jakarta, Kronikanews – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi tak terpuji dua orang yang diduga mencuri makanan dan minuman dalam jumlah besar di sebuah restoran di Jakarta.
Kejadian ini pertama kali diungkap melalui akun Instagram @nabobrien, yang merupakan pemilik dari restoran Bibi Kelinci. Dalam unggahannya pada Minggu (21/9), akun tersebut membeberkan kronologi lengkap insiden yang terjadi saat restoran sedang dipadati pengunjung.
Kronologi Kejadian
Pemilik restoran menjelaskan bahwa malam itu Bibi Kelinci sedang dalam kondisi ramai, baik pengunjung yang makan di tempat maupun pesanan melalui aplikasi. Di tengah kesibukan itu, seorang perempuan tiba-tiba memprotes pelayanan yang dinilai lambat.
“Harus kami akui memang prosesnya sedikit lebih lama karena orderan menumpuk. Tapi beliau memesan 11 makanan dan 3 minuman untuk dibawa pulang,” tulis akun @nabobrien.
Tak puas dengan jawaban staf, perempuan tersebut secara agresif menerobos masuk ke dapur yang jelas-jelas merupakan area terlarang bagi pelanggan. Ia memaki kepala dapur dan bahkan mengancam akan merusak fasilitas restoran.
Tak berhenti di situ, seorang pria yang diduga rekannya masuk dan ikut memanas-manasi situasi. Dalam video yang dibagikan, pria itu tampak hampir menyerang fisik kepala dapur dan memukul bagian peralatan dapur.
Kabur Tanpa Membayar
Setelah keributan itu, kedua orang tersebut membawa seluruh pesanan takeaway tanpa membayar sepeser pun. Aksi mereka diikuti oleh pelayan dan kasir yang berusaha menagih, namun keduanya memilih kabur.
“Anak-anak masih sopan banget loh samperin suruh bayar. This is total crime. Dimana letak complain-nya kalau bubur dan sup tetap kalian nikmatin di rumah dengan gratis,” lanjut keterangan akun tersebut.
Total kerugian dari aksi ini ditaksir mencapai Rp530.000. Video dan bukti kejadian kini telah viral dan menuai beragam reaksi netizen.
Identitas Terduga Pelaku Terungkap
Setelah video menyebar luas, pemilik restoran mengaku telah mengantongi identitas dua pelaku. Mereka diduga adalah seorang psikolog bernama Evi Santi Rahayu dan seorang pria yang disebut sebagai gitaris band, Zendhy Kusuma.
Pihak restoran menyatakan akan melaporkan kejadian ini ke polisi untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Reaksi Warganet
Hingga berita ini diturunkan, netizen masih ramai membahas kasus tersebut. Banyak yang menyayangkan tindakan kedua pelaku yang disebut berasal dari kalangan profesional, namun menunjukkan perilaku tidak beretika.
Reporter : Suryaman
Foto : Berbagai Sumber











