Kemenag dan BMKG Siapkan 133 Titik Rukyatul Hilal Ramadhan 1447 H
Jakarta, Kronikanews – Kementerian Agama (Kemenag) RI bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menetapkan 133 titik rukyatul hilal di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan guna menentukan awal Ramadhan 1447 H yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026. Pemantauan hilal secara serentak ini menjadi dasar penting bagi Sidang Isbat yang akan digelar pemerintah.
Sebaran Lokasi Pemantauan Hilal di Seluruh Provinsi
Penentuan 133 titik rukyatul hilal ini mencakup berbagai lokasi strategis, mulai dari pesisir pantai hingga gedung-gedung tinggi di 38 provinsi. Tim yang dikerahkan terdiri dari petugas Kanwil Kemenag, ahli astronomi, ormas Islam, serta pakar dari BMKG.
Beberapa titik utama pemantauan meliputi:
- Gedung Kantor Wilayah Kemenag di berbagai ibu kota provinsi.
- Pantai-pantai di wilayah barat hingga timur Indonesia.
- Observatorium dan menara pandang khusus astronomi.
Teknis Pelaksanaan dan Sidang Isbat
Pemantauan akan dilakukan saat matahari terbenam. Data hasil pengamatan dari lapangan akan dilaporkan langsung secara daring ke pusat data Kemenag di Jakarta. Data tersebut kemudian akan dipaparkan dalam Sidang Isbat yang dihadiri oleh perwakilan duta besar negara sahabat, MUI, serta pimpinan ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
Pentingnya Akurasi Data Astronomi
Keterlibatan BMKG dalam menyiapkan 133 titik rukyatul hilal bertujuan untuk memberikan data ilmiah terkait ketinggian hilal, elongasi, dan fraksi iluminasi bulan. Hal ini sangat krusial mengingat kondisi cuaca di beberapa wilayah Indonesia sering kali menjadi tantangan dalam melihat hilal secara langsung (visibilitas).
“Sidang Isbat merupakan bentuk musyawarah untuk memberikan kepastian kepada umat Islam dalam memulai ibadah puasa dengan dasar data hisab dan laporan rukyatul hilal,” tulis keterangan resmi Kemenag.
Persiapan 133 titik rukyatul hilal oleh Kemenag dan BMKG menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melayani kebutuhan ibadah umat Islam. Keputusan akhir mengenai awal Ramadhan 1447 H akan diumumkan secara resmi setelah Sidang Isbat mencapai mufakat berdasarkan bukti penglihatan hilal di lapangan.
Mari kita sambut bulan suci dengan penuh keberkahan. Pantau terus informasi resmi dari Kementerian Agama untuk pengumuman hasil Sidang Isbat malam ini.
