PEREMPUAN DITEMUKAN TEWAS DENGAN TANGAN TERIKAT DI PINGGIR JALAN TLAJUNG UDIK, POLISI SELIDIKI DUGAAN PEMBUNUHAN. 

Bogor, kronikanews.— Warga Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor digemparkan oleh penemuan sesosok jasad perempuan di pinggir jalan pada Sabtu (6/12) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat, diduga kuat menjadi korban tindak kriminal.

Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar yang kemudian melapor ke pihak kepolisian.

Ditemukan Setelah Sempat Dibonceng Seorang Pria

Menurut keterangan saksi mata, sebelumnya korban terlihat dibonceng oleh seorang laki-laki mengendarai sepeda motor.

Seorang pengendara yang melintas, Dedi (32), mengaku sempat menegur pengendara motor tersebut karena posisi korban tampak berbahaya.

“Perempuan itu dibonceng dengan posisi miring, seperti hampir jatuh. Bahkan kakinya sempat menyeret ke aspal. Saya teriak bilang hati-hati, tapi pengendara motornya diam saja,” ujar Dedi kepada wartawan.

Karena tidak digubris, saksi kemudian melanjutkan perjalanan. Namun beberapa saat kemudian, warga menemukan korban sudah tergeletak di pinggir jalan.

“Pas saya balik arah, ternyata sudah ramai. Perempuan itu sudah tidak bergerak, tangannya terikat. Saya langsung kaget,” tambahnya.

Identitas Korban Terungkap: Warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengidentifikasi korban sebagai Arifianti (41), warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kapolsek Gunung Putri, AKP Andika Pramana, membenarkan temuan tersebut.

“Benar, identitas korban bernama Arifianti, berusia 41 tahun. Saat ditemukan, tangannya dalam keadaan terikat. Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab kematian,” jelas AKP Andika.

Ia menegaskan bahwa polisi belum dapat membeberkan penyebab kematian karena masih menunggu hasil autopsi.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban dibunuh atau meninggal akibat sebab lain. Semua masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya.

Polisi Kumpulkan Bukti dan Rekaman CCTV

Pihak kepolisian kini mengumpulkan keterangan saksi serta rekaman CCTV dari toko-toko di sekitar lokasi kejadian.

Seorang petugas identifikasi kepolisian menyebut bahwa beberapa titik kamera pemantau telah ditemukan.

“Ada beberapa CCTV yang mengarah ke jalan. Kami sedang menelusuri apakah pelaku terekam saat melintas,” ujar salah satu anggota Inafis Polres Bogor.

Warga Masih Shock, Minta Polisi Ungkap Motif

Sementara itu, warga setempat masih terpukul dengan kejadian tersebut karena lokasi penemuan sering dilewati kendaraan pada sore hari.

Ketua RT setempat, Hasan Subakat, meminta kepolisian bekerja cepat.

“Baru kali ini ada kejadian seperti ini di wilayah kami. Warga kaget dan takut. Kami berharap polisi segera menangkap pelaku, siapa pun dia,” katanya.

Penyelidikan Masih Berlanjut

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif dan menunggu hasil autopsi dari RS Polri Kramat Jati untuk memastikan penyebab kematian korban.

Korban sementara disemayamkan di rumah duka keluarga di Jakarta Selatan.

Exit mobile version