JAKARTA, Kronika news — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Senin (13/7). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan dukungannya secara penuh terhadap agenda nasional sepuluh tahunan yang dimandatkan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta ini.
Pendataan komprehensif ini diproyeksikan menjadi landasan utama bagi penyusunan kebijakan ekonomi, akselerasi investasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Jakarta.
Menurut Gubernur Pramono, data statistik yang akurat, objektif, dan tepercaya merupakan fondasi krusial dalam pengambilan keputusan pemerintah. Oleh karena itu, data BPS selalu menjadi rujukan utama dalam proses perencanaan pembangunan kota Jakarta.
“Bagi saya, data ini adalah referensi paling utama untuk mengambil keputusan secara teknokratis. Hampir semua data BPS selalu kami gunakan dalam rapat-rapat di Balai Kota, termasuk untuk menentukan berbagai kebijakan sosial maupun pembangunan,” ujar Gubernur Pramono.
